South Africa, Traveling

Rumah cantik berwarna-warni di pertengahan kota Cape Town

Boe-Kaap
Daerah Bo-Kaap di Cape Town dengan rumah pastel khasnya yang berwarna di latar depan dengan pusat kota di sebelah kiri dan Table Mountain, Lion’s Head Mountain di latar belakang.

Disaat beberapa negara di belahan dunia lainnya dengan senang hati menyambut musim dingin bahkan salju, Cape Town pun dengan senang hati menyambut musim panas/ summer. Ya, Cape Town tidak sama musimnya dengan benua Eropa dan lainnya, melainkan memiliki musim yang sama dengan Australia. Akhir tahun adalah awal dari musim panas/ summer  dan akan mencapai puncak summer di akhir bulan Januari hingga Februari. Mengakhiri musim dingin memang agak sedikit bikin hati senang karena kita tidak perlu lagi keluar rumah dengan baju berlapis-lapis, jaket, scarf bahkan sepatu boots. Dengan santai dapat keluar rumah dengan kaos dan sendal jepit saja. Tapi jangan lupa harus selalu pakai kaca mata hitam dan sun cream karena panasnya bikin perih ke kulit dan kulit akan mudah terbakar 😦

Hari Minggu kemarin cuaca pun sangat cerah ceria, sangat cocok untuk melakukan aktifitas di luar rumah. Kebetulan si Neng kedatangan tamu dari Indonesia, kita pun segera mencari-cari tempat untuk di kunjungi tetapi yang dekat dengan lokasi kita tinggal. Akhirnya si Neng memberikan ide untuk mengunjungi salah satu area pemukiman warga yang dijadikan tempat wisata.

Berkunjung ke Bo-Kaap

IMG_4717.jpgIMG_4678.jpgIMG_4545.jpg

IMG_4588.jpgIMG_4543.jpg

IMG_4711.jpg

Pemukiman warga tersebut dijadikan tempat wisata karena memiliki nilai sejarah dan keunikan yang sangat cantik. Area ini bernama Bo-Kaap. Bo-Kaap adalah sebuah kawasan berpanorama indah di Cape Town, Afrika Selatan. Dulu kawasan ini disebut sebagai Kawasan Melayu karena banyaknya orang Melayu yang menetap di sini. Bo-Kaap memegang peranan yang cukup penting dalam sejarah Cape Malay di Cape Town.

Museum Bo-Kaap

Museum Bo-Kaap adalah sebuah museum yang berlatar belakang tahun 1760-an, merupakan bangunan tertua di kawasan ini yang masih mempertahankan bentuk aslinya. Museum ini adalah sebagai penanda pengaruh budaya pendatang awal Muslim di sini, yang kebanyakan di antara mereka adalah tukang jahit, tukang kayu, tukang sepatu, dan kuli bangunan. Museum ini berisi perabotan abadke-19 seperti meja makan daun Cape yang gugur, kursi jenis Cape Regency dan sebuah bilik pengantin wanita yang digunakan untuk menyesuaikan pakaian pengantin wanita.

Mesjid Nurul Islam

Dorp_Street,_Bo-Kaap,_Cape_Town

Dikarenakan banyaknya keturunan orang Melayu disini maka mayoritas masyarakat disini memeluk agama Islam. Di tengah-tengah lokasi pemukiman terdapat salah satu mesjid tertua di Cape Town. Nama mesjidnya ialah Mesjid Nurul Islam. Dibangun pada tahun 1844, pada saat itu dapat menampung kurang lebih 150 orang jemaah dan pada tahun 2001 direnovasi sehingga saat ini dapat menampung kurang lebih 700 orang jemaah.

Sangat cantik bukan? untuk yang ber-agama Muslim sangat cocok untuk berkunjung di hari Jum’at karna akan banyak pedangan kaki lima menjajalkan makanan khas perpaduan India, Malaysia dan Indonesia yang sangat kaya akan rasa rempah-rempah. Hal ini sangat cocok sekali bagi umat pria setelah beribadah sholat Jum’at yang pasti akan berburu cemil-cemilan.
Tetapi kalau hanya ingin mengunjungi saja dan berfoto-foto seperti si Neng sangat cocok untuk berkunjung di akhir pekan. Warga setempat sangat ramah dan dengan senang hati mengijinkan kita berfoto-foto di depan rumahnya bahkan di teras rumahnya 🙂
Dan juga selalu jaga kebersihan dimanapun kita berada ya!!! 🙂

Haturnuhun

Neng Lita

Xx

Sumber: https://en.wikipedia.org/wiki/Nurul_Islam_Mosquehttps://en.wikipedia.org/wiki/Bo-Kaap

5 thoughts on “Rumah cantik berwarna-warni di pertengahan kota Cape Town”

    1. Terima kasih sudah selalu menyempatkan waktu buat baca tulisan si Neng ya Mba 🙂
      Wahhh iya mirip ya kampungnya 🙂 Cantik hasilnya kalau warganya bisa menjaga & merawat kampungnya…
      Ah itu kebetulan ada rekan kerja suami yang tugasnya di Indonesia dateng kesini, jadi pas deh bisa main-main keliling kota 🙂

      Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s