Life, South Africa, Traveling

Menelusuri Pipa Tua hingga Berpanen Buah Strawberry

IMG_5003.jpg

Akhir tahun memang moment yang paling pas buat menghabiskan waktu bersama keluarga. Libur natal dan tahun baru memberikan banyak kesempatan buat menghabiskan waktu bersama. Moment natal dan tahun baru ini si Neng dikunjungi adik ipar yang tinggal di luar kota, tante ipar dan sepupu ipar yang terbang jauh dari negeri paman sam. Sayang sekali Papa Mertua tidak bisa ikut berkumpul karena sedang menikmati liburannya di kampung halaman tercinta.

Banyak hal yang dilakukan saat menikmati waktu yang indah ini. Makan malam bersama hingga bertukar kado di malam natal. Si Neng yang tidak merayakan natal tetapi turut berbahagia atas moment kebersamaan ini. Menghabiskan waktu bersama orang yang kita sayang akan selalu memberikan kebahagiaan yang luar biasa.

Suasana natal di pagi hari amat sangat sepi, orang-orang biasanya pergi ke gereja lalu sepulang dari gereja akan kembali menghabiskan waktu bersama keluarga.

Pagi itu di jam 8 pagi si Neng, si Akang dan adik ipar pergi untuk hiking, jalur hiking yang ditempuh sangat mudah bahkan si Neng bilang ini jalur yang sangat mudah bagi pemula bahkan manula. Jalurnya sangat datar dan kita dapat menikmati pemandangan laut dan gunung di sisi kanan dan kirinya.

THE PIPE TRACK TRAIL

Jalur pipa ini dibangun pada tahun 1887 untuk menyalurkan air dari sungai yang bernama Sungai Disa di Table Mountain’s Back Table, lalu melewati terowongan Woodhead dan berakhir di Waduk Β Molteno di kota Cape Town. Sepertinya saat ini pipa tersebut sudah tidak berfungsi seperti dulu, karena pipa-pipa tersebut terlihat sudah sangat tua dan jejak sungai yang dilewati pun sudah kering. Jalur yang si Neng tempuh yaitu jalur antara Kloof Nek dan Kasteelspoort, jalur termudah dari Camp’s Bay Side.

Lokasi jalur ini tepatnya berada di bawah Table Mountain/ Gunung Meja, kita dapat parkir kendaraan kita di ujung Kloof Nek di Tafelberg Road, di seberang jalan akan terlihat jalan setapak untuk memulai perjalanan. Di awal perjalanan jalurnya akan sedikit menanjak tetapi sangat sejuk karena dikelilingi oleh pohon pinus.

Sepanjang perjalanan kita akan melihat pipa-pipa yang berukuran besar dan sangat jelas bahwa pipa tersebut sudah berusia ratusan tahun. Selain itu di sisi kanan kita akan melihat pemandangan pantai yang bernama Camps Bay, memandang lautan luas memang sangat menakjubkan! Di sisi kiri akan terlihat pegunungan bebatuan yang merupakan sisi belakang dari Gunung Meja/ Table Mountain. Lion’s Head Mountain pun terlihat di sisi belakang kita. Pagi yang sempurna untuk menelusuri jalur ini. Cuaca yang sangat cerah dan udara yang sangat segar. Benar-benar menyejukkan jiwa dan raga hehe
Menelusuri jalur ini akan memakan waktu kurang lebih 2 jam, dan 4 jam total perjalanan seluruhnya.

STRAWBERRY PICKING

IMG_5043-EFFECTS.jpg
Hasil panen si Neng πŸ™‚

Setelah berolahraga pagi waktunya kembali ke rumah dan melakukan aktifitas lainnya. Si Neng dan keluarga pun memutuskan untuk mengunjungi kebun strawberry yang bernama The Polkadraai Farm/ Perkebunan Polkadraai, terletak di Stellenbosch berjarak +/- 30 menit dari Cape Town, dan yang menarik kita dapat memetik buah strawberry secara langsung.

Hmmmm tiba-tiba teringat kebun strawberry di Ciwidey, Bandung dan di Bedugul, Bali πŸ˜€

Oke, kembali ke Perkebunan Polkadraai. Disini ada banyak jenis aktifitas yang ditawarkan, terutama untuk keluarga yang membawa anak-anak. Contohnya; Memetik Strawberry, Tama bermain/ Playground, Melukis Wajah, Mengendarai Kuda Poni, Putt-Putt/ Mini Golf, dll.

Karena si Neng dan keluarga sudah dewasa semua jadi kita cukup memetik buah strawberry saja πŸ™‚ . Tarif yang ditawarkan pun cukup murah. Terdapat 4 kategori untuk harga yang ditawarkan. Dimulai dari harga R40, R50, R140 dan R190. Lalu kita akan diberi ember/bucket sesuai dengan harga yang kita bayar, harga termurah mendapatkan ember/bucket terkecil dan sebaliknya harga tertinggi mendapatkan ember/bucket terbesar.

Disana kita akan diberi arahan kebun mana yang sudah siap untuk di panen dan juga kita tidak boleh memakan buah strawberry secara langsung, akan lebih baik apabila buah yang akan dimakan di cuci terlebih dahulu. Dalam memetiknya pun kita tidak boleh melebihi batas ember/overload.

IMG_5067.jpg

Cukup mengasyikkan disaat memilah dan memilih strawberry mana yang bagus untuk dibawa pulang. Yang berukuran besar, bertekstur bagus dan berwarna segar sangat cocok untuk dipetik.
Dalam waktu +/- 20 menit ember/bucket pun sudah terisi penuh. Memetik strawberry pun selesai dan saatnya pulang dan mengolah buah hasil panen. Sangat lezat untuk dibuat smoothies, frozen yogurt atau dimakan secara langsung πŸ™‚

Selamat berlibur!!
Selamat Hari Natal bagi teman-teman yang merayakan dan Selamat Tahun Baru!!

Haturnuhun!

Neng Lita
Xxx

Sumber:Β https://www.nightjartravel.com/hiking/pipe-track-trail

2 thoughts on “Menelusuri Pipa Tua hingga Berpanen Buah Strawberry”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s