Life, Traveling

Wisata kanal di Amsterdam

Wahhhhhh…. Lama rasanya si Neng menghilang dari dunia blogging.. Maaf saudara-saudara si Neng disibukkan dengan sekolah yang menguras tenaga, fikiran, jiwa dan raga 🙂
Baiklah, sesuai janji untuk berbagi cerita tentang perjalanan di beberapa negara di Eropa, sekarang si Neng akan bahas tentang salah satu wisata yang dapat kita lakukan ketika kita berada di Amsterdam. Negeri kincir angin yang sangat cantik dan fix membuat si Neng harus kembali lagi untuk menelusuri keindahannya lebih dalam. Aminnn…

Amsterdam sangat terkenal dengan banyaknya pengguna sepeda, dimana-mana pasti seliwiran orang-orang menggunakan sepeda, dannnnnn wow!!! ternyata mereka ngebut-ngebut loh, sama seperti di Indonesia yang banyaknya pengendara motor dan saling cepat untuk berburu waktu. Niat untuk mencoba bersepeda pun langsung ciut, takut kalah serubut sama orang-orang sana. Kalian tau kan kalau orang Belanda itu tinggi-tinggi, dengar-dengar kalau orang Belanda itu orang yang tertinggi di dunia, ummmm bener gak ya? sepertinya ada benarnya juga si ya karna pada kenyataannya orang Belanda itu tinggi-tinggi hehe

Oke jadi selain dengan banyaknya sepeda yang seliwiran kita akan menemukan banyaknya perahu-perahu cantik di atas kanal. Di Amsterdam sendiri memiliki lebih dari seratus kilometer grachten (kanal), dan totalnya kurang lebih memiliki 1,500 jembatan, tiga kanal utama (Herengracht, Prinsengracht dan Keizersgracht), digali pada abad ke-17 selama Zaman Keemasan Belanda, membentuk sabuk konsentris di sekitar kota, yang dikenal sebagai Grachtengordel. Di sepanjang kanal utama terdapat 1550 bangunan monumental. Area ring kanal abad ke-17, termasuk Prinsengracht, Keizersgracht, Herengracht dan Jordaan, terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2010, memberikan kontribusi untuk ketenaran Amsterdam sebagai “Venesia Utara”.

IMG_0331

Dengan banyaknya canal dan sejarah yang sudah tercatat wisatawan pun dapat menikmati keindahan kota Amsterdam dengan mengelilingi kotanya menggunakan canal tersebut. Banyak sekali titik yang dapat kita temukan apabila kita ingin melakukan canal tour. Paling utama yang banyak tersedia ialah di kawasan Amsterdam Central.

Si Neng pun mencobanya dan biaya untuk orang dewasa ialah 11 Euro atau setara dengan kurang lebih 185.000 Rupiah. Tour pun dilakukan selama 1 jam tepat, tanpa lebih dan kurang hehe

 

Jadi ketika tour kita akan dipandu oleh seorang kapten dan sang kapten akan menjelaskan segala sudut tempat yang kita lewati. Terus? apa aja yang dapat kita lihat?
Ini dia:

  1. Amsterdam mendapatkan namanya dari Sungai Amstel.
    Sang Kapten menjelaskan bahwa Amsterdam awalnya didirikan pada abad ke-12 sebagai desa nelayan. Desa ini mendapatkan namanya dari Sungai Amstel dan bendungan yang dibangun pada 1220 untuk menghindari banjir dari ZuiderZee (Laut Selatan) memasuki pedalaman. Seiring waktu Amstellodamus berevolusi menjadi Amsterdam.Luxe-Adventure-Traveler-Amsterdam-Canals-Cruise-8
  2. Amsterdam memiliki 165 kanal.
    Ada 165 kanal Amsterdam yang bergabung untuk panjang lebih dari 100 kilometer (sekitar 60 mil). Kanal Cincin menjadi bagian dari daftar Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2010.
    Luxe-Adventure-Traveler-Amsterdam-Canals-Cruise-4
  3. Rumah-rumah miring disebut Rumah Menari.
    Rumah-rumah dibangun untuk para bankir dan pedagang kaya dan melakukan tugas ganda sebagai rumah dan tempat kerja. Tanahnya begitu berawa sehingga harus dibangun di atas jangkungan dan itu menyebabkan mereka goyah dan tenggelam ke sungai, jadi sekarang mereka masing-masing sedikit berjauhan!Luxe-Adventure-Traveler-Amsterdam-Canals-Cruise-12
  4. Amsterdam memiliki lebih banyak jembatan daripada Venesia.
    Venesia sendiri memiliki 409 jembatan yang menghubungkan kanal-kanal Venesia. Amsterdam sebenarnya memiliki 1281 jembatan. Itu tiga kali lebih banyak dari Venesia! Dilain kesempatan si Neng akan membahas perjalanannya di Venesia, harap bersabar, okay 🙂Luxe-Adventure-Traveler-Amsterdam-Magere-Brug-2
  5. Magere Brug adalah jembatan paling terkenal.
    Dari 1281 jembatan di Amsterdam, Magere Brug (juga dikenal sebagai Jembatan Skinny) adalah yang paling terkenal. Kira-kira setiap 20 menit, jembatan undian Belanda terbuka untuk membiarkan perahu melewatinya.3697314431_6157ee357a_bHouseboat
  6. Ada 2500 rumah perahu di Amsterdam.
    2.500 garis houseboats kanal Amsterdam dan banyak yang telah mengapung selama lebih dari satu abad. Ada berbagai jenis houseboats dan jenis beton adalah yang paling diinginkan karena mereka tidak perlu dibawa ke galangan untuk diperbaiki. Amsterdam memiliki undang-undang tentang houseboats dan yang kayu harus dicat ulang setiap tiga tahun. Sebagian besar adalah penghunian, tetapi pengunjung dapat menemukan hotel rumah kapal, penyewaan dan bahkan Museum Rumah Kapal jika kalian hanya ingin melihat seperti apa di dalamnya.

Sangat menarik bukan?
Amsterdam benar-benar lokasi yang sangat cocok untuk dikunjungi.

Haturnuhun,

Neng Lita
Xx

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s