Culinary, Life, South Africa

Resep roti sobek super duper lembut!

Salam!

img_6990

Beberapa minggu lalu si Neng baru selesai nonton serial Korean Drama yang judulnya Bread, Love and Dreams. Dulu banget waktu masi jaman sekola sempet nonton tp karena emang filmnya bagus jadi ya di tonton lagi deh 🙂
Inti ceritanya si tentang Kim Takgu yang jago bikin roti dan punya indera penciuman yang super duper dahsyat.. hmmmm

Ok move on dari situ terbayang-bayang lah buat bikin roti seenak buatan Kim Takgu (ngayal) plus kangen juga sama roti unyil khas Bogor, kangen kampung halaman lah ceritanya 😀
Sebelumnya memang pernah bikin beberapa roti atau juga banana bread  tp rasanya ya biasa aja gitu hehe.. Setelah googling sana sini, research sana sini cari yang mana kira-kira pas alhasil nemulah salah satu resep yang kira-kira bisa dibuat dan rasa tidak mengecewakan.

Ini dia resepnya:

SOFT AND FLUFFY MILK BREAD

  • 18cm loyang ukuran persegi
  • 250gr Tepung roti atau tepung terigu rendah protein
  • 30gr Gula halus
  • 3gr Garam
  • 185gr Susu cair yang dihangatkan
  • 3gr Ragi bubuk
  • 20g Unsalted butter (diamkan di dalam suhu ruangan)

Cara membuat:

  1. Aduk rata susu cair hangat dengan ragi, diamkan selama 10 menit.
  2. Aduk rata adonan kering; tepung terigu, garam dan gula halus.
  3. Setelah adonan kering tercampur rata masukkan campuran susu dan ragi ke dalam adonan tepung, aduk perlahan.
  4. Kalau punya mesin pengaduk roti akan lebih mudah tinggal di mixer saja selama kurang lebih 10 menit, kalau tidak ada tinggal dituang adonan ke atas meja dan uleni sampai kalis selama kurang lebih 10 menit – olahraga otot tangan 🙂
  5. Tambahkan butter dan uleni kembali sampai tercampur rata.
  6. Buat bundar adonan seperti bola lalu tutup dengan kain hangat sampai adonan menjadi dua kali lebih besar (Fermentasi primer).
  7. Setelah adonan mengembang, bagi adonan menjadi 16 bagian, bulat-bulat menjadi bola kecil.
  8. Tutup kembali adonan tersebut dengan kain basah selama 15 menit.
  9. Setelah 15 menit adonan dibuatkan seperti bola kembali dengan cara adonan di gepengkan lalu dibuat seperti bola lagi.img_6986
  10. Susun adonan bola di atas loyang yang sudah dilapisi kertas minyak atau di baluri butter dan tepung agar adonan tidak lengket di loyang – adonan bolanya si Neng agak berantakan, maapkeun yah 😀
  11. Setelah semua selesai, tutup kembali adonan dengan kain basah sampai adonan mengembang menjadi double (Fermentasi sekunder).
  12. Panaskan oven di suhu 180℃.
  13. Agar warna roti tidak pucat baluri dengan telur yang sudah di kocok lalu taburi dengan poppy seeds kalau suka, kalau tidak cukup dengan baluran telur agar warna menarik menjadi cokelat keemasan.
  14. Turunkan suhu oven ke 150℃ dan panggang selama 17 menit.
  15. Setelah adonan mengembang dan berwarna kecokelatan saatnya di angkat dan tiriskan.

P.s: * Disaat proses pemanggangan wajib selalu di cek agar adonan tidak gosong.
* Apabila adonan terlalu lembek saat diuleni boleh ditambahkan tepung.

Karena si Neng tidak pakai loyang persegi dengan ukuran 18cm jadi masi ada sisa adonan, lumayan bisa di kreasikan dengan tambahan isian keju dan cokelat. Niat bikin roti unyil ternyata gagal. Si unyil pun mengembang jadi rotinya gendut. Tapi soal rasa masi sama enaknya – tetep bangga :p

Pokoknya si Neng dan si Akang puas banget sama hasilnya. Dalam 30 menit habis ludes banyak, hanya sisa setengah loyang saja, cukup untuk besok pagi sarapan 🙂

Selamat mencoba!

Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=d1cNqZmDnaM

Haturnuhun,

Neng Lita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s